Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Ricuh di Bandung Fasilitas Publik Rusak, Aparat Jaga Area Strategis

Skintific

Bandung – Ricuh di Bandung Fasilitas diguncang kericuhan hebat pada Jumat malam, menyusul aksi unjuk rasa yang berujung bentrok antara massa dan aparat keamanan.

Kericuhan terjadi di sejumlah titik pusat kota, terutama di kawasan Alun-Alun, Jalan Asia Afrika, dan sekitar Gedung Sate.

Skintific

Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi chaos saat sebagian massa mulai bertindak anarkistis.

Ricuh di Bandung Fasilitas
Ricuh di Bandung Fasilitas

Beberapa fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk halte bus, lampu jalan, taman kota, dan kaca gedung pemerintahan.

 

Baca Juga : Macan Tutul Lepas Belum Ditangkap Warga di Sekitar Lembang Park and Zoo Was-was

Suara sirene dan gas air mata mewarnai suasana malam di Bandung yang biasanya tenang dan penuh aktivitas warga.

Polisi menyebutkan bahwa sebagian kelompok yang memicu kericuhan bukan berasal dari elemen aksi resmi, melainkan kelompok penyusup.

“Situasi terkendali, namun kami masih melakukan penjagaan ketat di titik-titik strategis,” ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Rendra Kurniawan.

Sekitar 800 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kawasan vital, termasuk perkantoran, pusat perbelanjaan, dan objek wisata.

Polda Jawa Barat juga mengerahkan pasukan tambahan dari Brimob untuk menjaga situasi tidak kembali memburuk.

Warga diimbau untuk menghindari pusat kota sementara waktu dan tetap berada di rumah hingga situasi benar-benar kondusif.

Aparat menutup sementara beberapa jalan utama untuk membatasi pergerakan massa dan mencegah penyebaran aksi anarkis.

Beberapa pedagang kaki lima memilih menutup lapaknya lebih awal karena khawatir akan keselamatan mereka.

Salah satu pemilik toko di Jalan Braga mengaku kehilangan jutaan rupiah akibat toko yang dirusak saat ricuh terjadi.

Petugas pemadam kebakaran sempat kewalahan karena massa sempat menghalangi akses ke titik api.

Wali Kota Bandung, melalui siaran pers, mengutuk keras aksi kekerasan yang menyebabkan kerugian publik dan menyerukan agar proses hukum ditegakkan.

Kerusakan taman kota di area Balai Kota menjadi simbol bahwa aksi ini telah melampaui batas dan mengganggu ketertiban umum.

Menurut laporan awal, total kerugian akibat insiden tersebut ditaksir

Skintific